Terumbu karang adalah ekosistem yang sangat penting namun terus terancam. Kami melakukan upaya konservasi laut yang inovatif untuk menjaga kelestarian terumbu karang Indonesia.
Terumbu karang sering disebut sebagai "hutan hujan di laut" karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. Sayangnya, pemanasan global, penangkapan ikan yang merusak (seperti penggunaan bom dan racun), serta polusi plastik telah menyebabkan pemutihan karang (coral bleaching) dan kerusakan masif pada ekosistem laut kita.
Yayasan Sahabat Nusantara baru saja menyelesaikan program restorasi terumbu karang di perairan Sulawesi, menggunakan metode bioref (struktur beton ramah lingkungan tempat bibit karang ditanam). Hasilnya sangat menggembirakan; dalam waktu kurang dari satu tahun, tingkat kehidupan bibit karang mencapai 85%, dan populasi ikan karang di area tersebut meningkat tajam.
Kami percaya bahwa konservasi sejati tidak bisa dilakukan tanpa melibatkan masyarakat setempat. Oleh karena itu, nelayan lokal kini diberdayakan sebagai "penjaga laut" dan pengelola ekowisata, memberikan mereka insentif ekonomi untuk menjaga laut tetap lestari.