Program Lingkungan Hidup 2025–2030

Program Unggulan

Intervensi sistematis berbasis masyarakat untuk pemulihan ekologi, penguatan kapasitas, dan keberlanjutan sumber daya alam di Indonesia. Periode 2025–2030.

"Mewujudkan lingkungan yang lestari dan masyarakat yang tangguh secara ekologis melalui pengelolaan berbasis komunitas."

Tujuan Strategis

🌳

Meningkatkan tutupan vegetasi melalui reboisasi lahan kritis

🏘️

Penguatan kapasitas masyarakat dalam adaptasi perubahan iklim

🗑️

Sistem pengelolaan sampah efektif berbasis komunitas

💦

Konservasi mata air dan perlindungan daerah resapan

Pilar Program

4 Pilar Program Terpadu

Setiap pilar dirancang untuk saling menguatkan dan menciptakan dampak sistemik jangka panjang.

Pilar 01
🌱

Penghijauan & Reboisasi

Rehabilitasi lahan kritis, penanaman pohon, dan monitoring pertumbuhan vegetasi secara berkala untuk memulihkan ekosistem yang rusak.

Kegiatan Utama

  • 1

    Rehabilitasi lahan kritis di kawasan rawan deforestasi

  • 2

    Program penanaman pohon endemik bersama komunitas lokal

  • 3

    Monitoring pertumbuhan vegetasi menggunakan data lapangan

  • 4

    Edukasi masyarakat tentang pengelolaan hutan desa

Pendekatan

Metodologi Pelaksanaan

Tiga pendekatan utama yang memastikan keberlanjutan dampak di lapangan.

1

Participatory Rural Appraisal (PRA)

Melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.

2

Landscape Approach

Memandang ekosistem secara holistik, mempertimbangkan interaksi antar lahan dan kepentingan pemangku kepentingan.

3

Kolaborasi Pentahelix

Sinergi lima aktor: pemerintah, akademisi, komunitas, swasta, dan media untuk memastikan dampak berkelanjutan.

Rencana Kerja

Roadmap 2025–2030

Lima tahun transformasi sistematis menuju komunitas mandiri dan lingkungan yang lestari.

Tahun 1

Pemetaan Wilayah & Pilot Project Dasar

Identifikasi lokasi prioritas, survei lapangan, dan pelaksanaan proyek percontohan skala kecil.

Tahun 2–3

Pengembangan Kapasitas & Perluasan Wilayah

Pelatihan intensif, rekrutmen kader lokal, dan replikasi model ke wilayah baru.

Tahun 4

Penguatan Kelembagaan & Mandiri Komunitas

Formalisasi kelembagaan komunitas, serah terima pengelolaan program, dan penguatan tata kelola.

Tahun 5

Exit Strategy & Penjaminan Keberlanjutan

Evaluasi dampak menyeluruh, dokumentasi pembelajaran, dan penjaminan keberlanjutan tanpa ketergantungan eksternal.

Kolaborasi

Pelaksana & Mitra Strategis

Program kami dijalankan bersama ekosistem multipihak (Pentahelix) untuk memastikan dampak yang terukur dan berkelanjutan.

🏛️

Pemerintah Desa & Komunitas Lokal

🎓

Akademisi & Mitra CSR/Donor

🌿

KLHK & Dinas Lingkungan Hidup

🤝

Organisasi Masyarakat Sipil (CSO)